Minggu, 31 Juli 2011

Pembibitan Terong Ungu

Pembibitan salah satu faktor penting dalam membudidayakan terong ungu. Bibit yang baik akan memberikan hasil yang maksimal.

Cara pembibitan terong ungu tidak terlalu sulit, tetapi harus dilakukan secara telaten. Untuk mendapatkan bibit yang baik, syarat utama yang harus dipenuhi adalah mencari benih yang baik pula. Untuk yang satu ini, anda bisa membelinya di toko-toko pertanian. Cari bibit yang tahan penyakit dan berbuah besar.

Setelah benih didapatkan, selanjutnya adalah mempersiapkannya. Rendam benih itu dengan air hangat kuku yang telah dicampur POC NASA dosis 2 cc per liter selama kurang lebih 10-15 menit.

Selanjutnya, balut dengan gulungan kain basah selama kurang lebih 24 jam hingga nampak mulai berkecambah. Sebarkan benih itu di atas bedengan persemaian dengan jarak baris 10-15 centimeter.

Tambahkan pupuk kandang halus dan diamkan selama kurang lebih satu minggu. Setelah itu, bibit siap untuk dipindahkan ke dalam polybag yang telah diisi campuran tanah dan pupuk kandang halus.

Tutup permukaan bedengan dengan daun pisang biarkan supaya kecambah tumbuh besar. Setelah kecambah tumbuh lebih tinggi, penutup bisa dibuka. Jangan lupa untuk menyiram persemaian itu pagi dan sore hari.

Waktu yang paling tepat untuk memindahkan benih ke lahan adalah saat berusia 1-1,5 bulan atau kira-kira ketika bibit telah berdaun empat helai.

Rabu, 13 Juli 2011

Sejarah Melon

Melon sudah banyak dibudidayakan di Indonesia dan hasilnya lumayan bagus. Sebelum menikmati rasanya yang manis menggoda, tidak ada salahnya kita belajar dikit sejarah dan asal-usulnya ya.

Melon berasal dari Lembah Panas Persia atau daerah Mediterania, perbatasan Asia Barat dengan Eropa dan Afrika. Nama latinya cucumis melo L termasuk famili cucurbitaceae.

Adalah Columbus yang membawanya ke Amerika pada abad ke-14. Melon kemudian banyak dibudidayakan di Colorado, California, dan Texas. Dari sanalah melon berkembang pesat dan akhirnya masuk ke Indonesia.

Melon tergolong tanaman yang kaya jenis. Jenis-jenis melon Christianism (1850); melon Sill Hybrid (1870); melon Surprise (1876); melon Ivondequoit, Miller Cream, Netted Gem, Hacken Sack dan Osage (1881–1890); melon Honey Rock dan Improved Perfecto (1933); melon Imperial (1935); melon Queen of Colorado dan Honey Gold (1939).

Namun, secara garis besar dikelompokkan menjadi dua jenis saja. Yakni, Netted Melon dan Winter Melon.

Tipe Netted-Melon memiliki ciri-ciri kulit buah keras, kasar, berurat dan bergambar seperti jala, aroma lebih harum, lebih cepat masak antara 75–90 hari, awet dan tahan lama untuk disimpan.

Sedang Winter-Melon memiliki ciri kulit buah halus, mengkilat dan aroma buah tidak harum, buah lambat untuk masak antara 90–120 hari, mudah rusak dan tidak tahan lama untuk disimpan. Tipe melon ini sering digunakan sebagai tanaman hias.